Widget HTML Atas

Bacaan Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Bahasa Arab dan Artinya Lengkap

Seperti apakah doa buka puasa sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW?

Ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Dalam salah satu ayat, Allah memerintahkan umat Muslim yang beriman untuk berpuasa sebagaimana orang – orang beriman sebelum kita telah berpuasa.
Bacaan Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Bahasa Arab dan Artinya Lengkap
Ibadah puasa dilakukan dari mulai waktu fajar sampai dengan waktu magrib. Sebelum fajar, kita dianjurkan untuk menyantap makan sahur dan diwajibkan untuk melafazkan niat. Di sore hari, begitu masuk waktu maghrib, kita diwajibkan untuk berbuka.

Nah, waktu hendak berbuka, kita dianjurkan untuk melafazkan doa buka puasa. Sayangnya, menurut beberapa sumber referensi yang cukup kredibel, doa buka puasa yang kita kenal selama ini ternyata bukan doa buka puasa sesuai sunnah.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud (Hadits No. 2358), doa buka puasa adalah sebagai berikut:

Nah, menurut sebagian Ulamah, hadits tersebut merupakan hadits yang dho’if ataupun lemah. Hal ini dikarenakan sanad hadits tersebut telah terputus. Hadits seperti ini (hadits tentang doa buka puasa yang sama) juga turut dikeluarkan oleh Ath Thobroni dari Anas bin Malik. Sayangnya, dalam sanadnya terdapat perowi dho’if.

Lantas, seperti apakah doa buka puasa sesuai sunah?

Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud (Hadits No. 2357), disebutkan bahwa saat berbuka puasa, Nabi Muhammad SAW selalu membaca doa berikut ini:
Bacaan Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah
Menurut Syaikh Al Albani, hadits di atas adalah hadits yang hasan. Oleh sebab itu, tingkat kedudukannya masih lebih tinggi dibandingkan dengan hadits dho’if.

Waktu Berbuka Puasa Adalah Waktu Terkabulnya Doa

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi (Hadits No. 2526), Rasulullah SAW menyebutkan bahwa ada tiga orang yang doanya tidak ditolak. Ketiga orang tersebut adalah pemimpin yang adil, orang yang sedang berbuka puasa, dan orang yang sedang terdzolimi.

Menurut Syaikh Al Albani, hadits di atas adlah hadits yang shahih. Secara logika, waktu berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena di waktu tersebut orang yang berpuasa sedang menyempurnakan ibadah puasanya dan pada waktu itu mereka sedang berada dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri kepada Allah SWT.

Hal – Hal Penting Terkait Waktu Buka Puasa

Selain harus mengetahui doa buka puasa menurut sunnah, kita juga dianjurkan untuk mengetahui beberapa hal penting terkait waktu buka puasa berikut ini:

  1. Waktu Buka Puasa Dalam Surah Al-Baqarah ayat 187, disebutkan bahwa kita dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah puasa kita hingga malam hari.
    Nabi Muhammad SAW sendiri menafsirkan ayat tersebut sebagai waktu pergantian siang dan malam, yaitu ketika magrib.
  2. Dianjurkan untuk Menyegerakan Berbuka Begitu sudah masuk waktu berbuka, kita dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa. Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa menyegerakan waktu berbuka akan membuat manusia senantiasa dalam kebaikan.
    3. Berbuka sebelum Sholat Magrib Nabi Muhammad SAW selalu berbuka sebelum mengerjakan sholat magrib. Untuk itu, kita juga dianjurkan untuk melakukannya.
    4. Dianjurkan untuk Berbuka dengan Buah Kurma Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa setelah membaca doa buka puasa sesuai sunnah, Nabi Muhammad SAW selalu berbuka puasa dengan buah kurma atau air putih. Oleh sebab itu, kita sebagai umatnya juga dianjurkan untuk mengerjakan hal yang sama.

Tidak ada komentar untuk "Bacaan Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Bahasa Arab dan Artinya Lengkap"