Widget HTML Atas

Bacaan Doa Iftitah dan Artinya NU dan Muhammadiyah

Doa iftitah dan artinya sangat penting untuk diketahui oleh setiap Muslim. Pasalnya doa ini adalah doa yang selalu dibaca ketika mengerjakan sholat. Baik saat mengerjakan sholat wajib maupun sholat sunnah, di rakaat pertama kita selalu dianjurkan untuk membaca doa iftitah.
Bacaan Doa Iftitah dan Artinya NU dan Muhammadiyah
Doa iftitah dibaca di rakaat pertama, yaitu selepas mengangkat takbir rakaat pertama dan sebelum membaca ta’awudz.

Hukum Membaca Doa Iftitah

Hukum membaca doa iftitah adalah sunnah. Ketika sholat, kita diperbolehkan untuk melewatkan atau tidak membaca doa ini. Namun begitu, menurut beberapa hadits, disebutkan bahwa hukum membaca doa iftitah adalah mustahab.

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yaitu:

Karena hukumnya yang mustahab, kita dianjurkan untuk selalu membaca doa iftitah. Dengan begitu, ibadah sholat yang kita kerjakan bisa menjadi lebih baik dan juga lebih sempurna.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Hakim disebutkan pula bahwa ibadah sholat yang dikerjakan oleh seorang Muslim masih belum sempurna sebelum ia bertakbir untuk memuji Allah dan menyanjung – Nya serta membaca ayat Al – Qur’an yang mudah baginya.

Bacaan Doa Iftitah dan Artinya

Doa iftitah memiliki banyak versi. Namun begitu, versi doa iftitah yang paling banyak digunakan oleh mayoritas Ulamah adalah sebagai berikut:
Bacaan Doa Iftitah dan Artinya NU dan Muhammadiyah

Doa iftitah di atas merupakan doa iftitah yang paling banyak dibaca oleh Rasulullah Muhammad SAW. Doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat mengerjakan sholat wajib dan juga sholat fardu.

Beberapa versi doa iftitah yang lain cenderung hanya dibaca pada sholat wajib atau sholat sunnah saja. Oleh karenanya, doa iftitah ini dianggap sebagai doa iftitah yang paling lengkap dan paling pas untuk diajarkan pada orang yang baru belajar sholat.

Doa Iftitah Muhammadiyah

Indonesia, bacaan doa iftitah yang digunakan masyarakat dapat digolongkan menjadi dua versi. Versi yang pertama adalah yang kami sampaikan di atas. Doa iftitah ini digunakan oleh masyarakat NU. Sedangkan versi doa iftitah yang ke dua adalah versi doa iftitah yang digunakan oleh masyarakat Muhammadiyah. Lafaz doa iftitah yang digunakan oleh masyarakat Muhammadiyah adalah sebagai berikut:
Bacaan Doa Iftitah dan Artinya NU dan Muhammadiyah
Meskipun lafaz doa yang digunakan masyarakat NU dan Muhammadiyah berbeda, namun mayoritas Ulamah sepakat bahwa keduanya sama – sama boleh digunakan. Hal ini dikarenakan kedua lafadz doa iftitah di atas sama – sama berasal dari ajaran Nabi Muhammad SAW.

Doa Iftitah Khusus Sholat Tahajud

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ibnu Majah, Tirmidzi, Abu Daud, dan Ahmad, ada dua versi doa iftitah yang hanya dibaca oleh Nabi Muhammad SAW saat Beliau mengerjakan ibadah sholat sunnah tahajud saja.

Versi doa iftitah khusus sholat tahajud yang pertama (diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ahmad, dan Ibnu Majah) adalah sebagai berikut:

Versi doa iftitah khusus sholat tahajud yang kedua (berdasarkan riwayat Imam Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi) adalah sebagai berikut:

Karena dua versi doa tersebut hanya dibaca Rasulullah ketika mengerjakan ibadah sholat tahajud saja, maka kita juga hanya dianjurkan untuk membacanya saat mengerjakan sholat tahajud saja.

Bahkan, bila kita tidak hafal dua lafaz doa iftitah untuk sholat tahajud di atas, kita diperbolehkan untuk membaca doa iftitah biasa. Terlebih bila kita sudah memahami lafaz doa iftitah dan artinya dengan baik. Karena, ketika kita memahami artinya, maka ibadah sholat kita pasti akan bisa berjalan dengan lebih khusyuk dan lebih nikmat.

Tidak ada komentar untuk "Bacaan Doa Iftitah dan Artinya NU dan Muhammadiyah"